“Tidak berhenti sampai di situ, ada beberapa lagi kepala dinas yang saya ketemu di beberapa banyak tempat. Ada yang di Takalar dan ada yang di mana,” katanya.
Zaenal bahkan menyebut sejumlah pejabat yang menurutnya pernah berkomunikasi dengannya setelah pemberitaan tersebut mencuat.
“Jadi ada kepala dinas yang pernah ketemu dengan saya PMI, bapak Syamhali Rasyid, UMKM Mahmudin, Camat Pallangga, Kepala Desa Taring,” ujarnya.
Pada bagian yang paling menyita perhatian sidang, Zaenal mengaku mulai menelusuri dugaan hubungan khusus antara Bupati Gowa dan Basri Kajang setelah mendengar isu tersebut ramai dibicarakan di warung kopi.
Menurutnya, ia kemudian melakukan investigasi sendiri.
“Saya melakukan penelusuran sampai saya mengikuti mobilnya ibu Bupati Gowa itu ke daerah Hertasning perawatan,” katanya.
Ia lalu mengungkap lokasi yang menurutnya pernah didatangi Bupati.

