Makassar, INTILIPUTAN.ID – Penanganan korban kebakaran yang melanda permukiman warga di Mangara Bombang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, terus dilakukan.
Hingga Sabtu (31/7/2026), data terbaru dari Polsek Tallo mencatat sebanyak 57 rumah hangus terbakar, mengakibatkan 83 kepala keluarga (KK) atau 317 jiwa terdampak.
Kapolsek Tallo, AKP Asfada, S.E., M.H., mengatakan sejak kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 WITA, jajaran Polsek Tallo bersama petugas pemadam kebakaran langsung bergerak mengamankan lokasi sekaligus membantu proses evakuasi warga.
“Sejak terjadinya kebakaran dini hari sekitar pukul 01.00 WITA di Mangara Bombang, Kecamatan Tallo, kami dari Polsek Tallo bersama tim pemadam kebakaran melakukan pengamanan dan membantu masyarakat yang terdampak di lokasi,” kata AKP Asfada.
Tak hanya melakukan pengamanan, keesokan paginya Polsek Tallo juga menggalang bantuan kemanusiaan yang berasal dari sumbangan personel kepolisian dan masyarakat.
“Pagi harinya kami langsung memberikan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji kepada korban terdampak. Bantuan tersebut berasal dari anggota kami sendiri dan sumbangan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Polsek Tallo bersama BPBD, pemerintah kecamatan, serta pengurus RT dan RW membentuk dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para penyintas.
AKP Asfada menjelaskan, pihaknya juga menyerahkan bantuan logistik berupa 105 kilogram beras, telur, serta satu karton minyak goreng yang akan digunakan untuk operasional dapur umum.
“Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga mulai pagi hingga malam. Selanjutnya penanganan dapur umum akan dibantu oleh BPBD,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, AKP Asfada menegaskan hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Tim Inafis Polrestabes Makassar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Tadi pagi Inafis Polrestabes Makassar sudah melakukan olah TKP,” ungkapnya.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun kepolisian, kebakaran menghanguskan 57 rumah dan berdampak kepada 83 KK atau 317 jiwa.
Meski kerugian material cukup besar, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Tadi pagi juga sudah kami pastikan kembali bahwa tidak ada korban meninggal dunia,” tegas AKP Asfada.
Sementara itu, para korban saat ini mengungsi di sejumlah posko yang dibangun di sekitar lokasi kebakaran. Sebagian lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat maupun keluarga.
“Pengungsi tersebar di beberapa titik di sekitar lokasi kebakaran. Ada yang berada di posko-posko, ada juga yang menginap di rumah keluarganya,” katanya.
Kapolsek Tallo menambahkan koordinasi lintas sektor terus dilakukan bersama unsur Tripika Kecamatan Tallo untuk mempercepat penanganan pascakebakaran.
“Sejak pagi kami bersama Camat Tallo turun langsung memberikan bantuan kemanusiaan. Sore harinya Danramil bersama anggota juga ikut melakukan pembersihan puing-puing di lokasi kebakaran. Sinergi ini terus kami lakukan agar penanganan korban berjalan maksimal,” tutup AKP Asfada.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menunggu hasil penyelidikan Inafis Polrestabes Makassar untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah tersebut.










