GOWA, INTILIPUTAN.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa merilis laporan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) Semester I 2026.

Dalam laporan tersebut, BAZNAS Gowa mencatat dana ZIS-DSKL yang berhasil dihimpun mencapai Rp3.663.421.047. Dari jumlah itu, sebanyak Rp2.729.376.473 telah disalurkan kepada 5.825 penerima manfaat.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Gowa Bidang Pengumpulan, Suharli, mengatakan capaian pengumpulan tersebut tidak lepas dari partisipasi masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMD di lingkungan Pemkab Gowa.

“Capaian pengumpulan sebesar Rp3,66 miliar ini didominasi oleh ZIS dari masyarakat Gowa, terutama partisipasi dan komitmen luar biasa dari para ASN Pemda Gowa, ASN Kemenag Gowa, serta Pegawai PDAM Gowa yang secara rutin menyalurkan kewajiban ZIS-nya melalui BAZNAS,” jelas Suharli.

Dari total dana yang terkumpul, zakat tercatat sebesar Rp348.932.897. Kemudian infak terikat Rp57.500.000, infak tidak terikat Rp3.253.028.150, dan fidyah Rp3.960.000.

Suharli juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, jajaran Kementerian Agama Gowa, PDAM Gowa, serta masyarakat yang telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah beserta jajaran Pemda Gowa, Kepala Kantor Kemenag Gowa beserta jajaran, Dirut PDAM Gowa beserta jajaran pegawai, serta seluruh muzakki dan munfiq se-Kabupaten Gowa atas kepercayaannya,”pungkasnya.

“Semoga ZIS yang ditunaikan menjadi pembersih harta, keberkahan bagi keluarga, dan pahala yang berlipat ganda di sisi Allah SWT,” tambah Suharli.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Gowa Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Munawir, mengatakan dana yang telah disalurkan selama Semester I 2026 mencapai Rp2.729.376.473.

Penyaluran tersebut menyasar 5.825 penerima manfaat melalui sejumlah program, mulai dari bidang kemanusiaan, dakwah dan advokasi, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi.

Bidang kemanusiaan mendapat alokasi terbesar, yakni Rp1.490.989.473 untuk 4.027 penerima manfaat.

Selanjutnya, Dakwah dan Advokasi sebesar Rp701.375.000 untuk 1.591 penerima manfaat. Bidang Pendidikan sebesar Rp234.500.000 untuk 115 penerima, Kesehatan Rp185.512.000 untuk 65 penerima, serta Ekonomi Rp117.000.000 untuk 27 penerima manfaat.

Munawir menyebut rasio penyaluran atau Allocation to Collection Ratio (ACR) pada Semester I mencapai 74,50 persen dari total dana yang dihimpun.

“Rasio penyaluran (Allocation to Collection Ratio) pada Semester I ini mencapai 74,50% dari total dana yang terhimpun. Angka ini mendekati standar skala efektivitas kinerja BAZNAS nasional sebesar 75%, sehingga kinerja penyaluran BAZNAS Kabupaten Gowa dapat dikategorikan berada pada tingkat yang sangat efektif dalam merealisasikan dana ZIS-DSKL kepada para mustahik,” tegas Munawir.

Menurut Munawir, penyaluran terbesar berada pada sektor kemanusiaan serta dakwah dan advokasi. Kedua program tersebut menyasar warga yang membutuhkan bantuan sosial, penanganan kemiskinan, serta penguatan syiar Islam di wilayah Gowa.

“Sektor Kemanusiaan serta Dakwah & Advokasi menjadi porsi terbesar dalam penyaluran Semester I ini, menyasar ribuan warga yang membutuhkan bantuan sosial, penanganan kemiskinan, maupun penguatan syiar Islam di wilayah Gowa,” tutup Munawir.

BAZNAS Kabupaten Gowa menyatakan akan terus meningkatkan efektivitas pengumpulan dan penyaluran ZIS-DSKL dengan mengedepankan pengelolaan yang profesional dan akuntabel.