TAKALAR, INTILIPUTAN.ID – Sebuah unggahan yang beredar luas di Facebook memicu perbincangan warganet setelah memuat dugaan adanya praktik tangkap lepas terhadap seorang kepala desa di Kabupaten Takalar. Rabu (5/8/2026)
Dalam unggahan yang kemudian ramai dibagikan itu disebutkan bahwa seorang kepala desa diduga sempat diamankan dalam kasus penyalahgunaan narkotika oleh personel Satresnarkoba Polres Takalar.
Dalam narasi yang beredar, disebutkan informasi tersebut berasal dari seorang narasumber yang mengaku mengetahui adanya penangkapan terhadap kepala desa tersebut sekitar dua pekan lalu.
Unggahan itu juga menyebut kepala desa tersebut belakangan kembali terlihat beraktivitas sehingga memunculkan dugaan adanya praktik tangkap lepas.
Unggahan tersebut kemudian menuai beragam komentar dari warganet dan menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di Facebook.
Namun hingga kini, informasi yang beredar di media sosial itu belum dapat dipastikan kebenarannya.
Menanggapi ramainya informasi tersebut, Kanit Opsnal Satresnarkoba Ipda Hamdan, SH, memberikan klarifikasi resmi lewat media yang awalnya memberikan terkait penangkapan kepala desa oleh satuan Narkoba Takalar.
Ia membantah adanya penangkapan terhadap seorang kepala desa sebagaimana yang ramai diperbincangkan.
“Terkait penangkapan kepala desa, tidak ada. Kalau informasi yang beredar itu, tidak benar. Memang tidak ada penangkapan,” tegas Ipda Hamdan dalam klarifikasinya.
Ipda Hamdan juga menepis isu adanya praktik tangkap lepas. Menurutnya, Satresnarkoba Polres Takalar tetap menangani setiap perkara narkotika secara profesional dan tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun.
“Pada dasarnya kami selalu tegas terhadap setiap kasus narkoba. Tidak ada penangkapan terhadap kepala desa sebagaimana yang diberitakan,” ujarnya.
Klarifikasi tersebut menjadi jawaban resmi Polres Takalar atas informasi yang telanjur viral di Facebook.
Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi maupun fakta yang membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang kepala desa sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Takalar AKP Asrullah yang dikonfirmasi terkait dugaan oknum Kepala Desa Galesong Timur di tangkap unit narkoba lalu dilepaskan, hanya mengirim Link berita hasil klarifikasi lalu tidak lagi merespon.
Begitu juga Kepala Desa Galesong Timur Danu Ardiansyah yang dikonfirmasi mengenai berita penangkapan dirinya yang diduga terjerat kasus Narkoba hingga kini belum memberikan keterangan resmi.
Hingga berita ini diturunkan, Redaksi masih menunggu klarifikasi baik Kasat Narkoba Polres Takalar, maupun Kepala Desa Galesong Timur terkait berita viralnya di berbagai media sosial.











