Ia juga menyebut adanya peran beberapa orang di lingkungan rumah jabatan yang menurutnya mengetahui aktivitas tersebut.
Menurut Nur Alam, kepala rumah tangga rumah jabatan bersama suaminya disebut kerap menjemput Bupati pada malam hari dan mengantarkannya kembali pada dini hari.
Tak hanya itu, Nur Alam mengklaim di rumah jabatan sering berlangsung kegiatan hiburan hingga pesta minuman keras.
“Di rujab itu sendiri sering terjadi pesta miras, karaokean bahkan main kartu. Itu saya saksikan dengan mata kepala saya sendiri pimpinan,” tegasnya.
Cerita Villa The Queen Malino
Dalam keterangannya, Nur Alam juga membeberkan peristiwa yang disebut terjadi menjelang pelaksanaan Beautiful Malino 2025.
Ia mengaku mendapat tugas mencari penginapan atau vila di kawasan Malino. Setelah beberapa pilihan, rombongan disebut memilih Villa The Queen Malino yang berada di kawasan Lembanna.

