Kesaksian serupa disampaikan mantan Kabag Protokol.
“Menurut kami mempengaruhi terkait agenda-agenda. Ada agenda yang pernah diminta untuk dikoordinasikan dengan Ombas dan juga karena Ombas ini kerap mendampingi Ibu pada kegiatan-kegiatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan BK hadir dalam berbagai agenda baik di dalam maupun luar Kabupaten Gowa.
“Kesimpulannya peranan BK ini sangat mengacaukan tatanan pemerintahan di Kabupaten Gowa menurut saya,” katanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan yang turut dimintai keterangan memilih menggunakan istilah “relatif berpengaruh”.
“Saya berkesimpulan sementara relatif berpengaruh. Kalau tidak ingin dikatakan sangat berpengaruh. Yang dibicarakan dari tadi belum seluruh sisi pemerintahan, menurut saya baru sisi keprotokolan dan betul itu berpengaruh kalau sisi protokol,” jelasnya.

