NEWS  

Karaoke Basri Kajang dengan Teman Wanita Rizkila Disebut Picu Kecemburuan Husniah Talenrang, Beasiswa S3 Berujung Dicabut

Berhasil raih gelar Doktor dengan IPK 3,98, Dr. Rizkila Amran sesalkan intervensi subjektif yang membatalkan anggaran Beasiswa S3 Doktor Rizkila Gowa.
Dr. Rizkila Amran saat memberikan kesaksian di hadapan Ketua Pansus Kasim Sila mengenai kronologi pencabutan sepihak Beasiswa S3 Doktor Rizkila Gowa dalam sidang lanjutan Hak Angket di Gedung DPRD Gowa pada Senin (22/6/2026).

GOWA, INTILIPUTAN – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pencabutan beasiswa doktoral S3 milik Dr. Rizkila Amran, Senin (22/6/2026), mengungkap fakta-fakta baru yang mengejutkan.

Dalam persidangan terbuka yang dipimpin Ketua Pansus Kasim Sila, Dr. Rizkila secara terbuka mengaku menduga pencabutan beasiswa yang diterimanya bukan semata persoalan administrasi atau kinerja sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan pemerintah daerah, melainkan dipicu faktor subjektif yang disebutnya berawal dari kecemburuan pribadi Bupati Gowa Husniah Talenrang.

Pernyataan itu muncul saat anggota Pansus DPRD Gowa, Dian, mempertanyakan alasan yang menurut saksi paling mungkin menjadi penyebab beasiswanya dihentikan, mengingat hingga kini tidak pernah ditemukan dasar hukum, pelanggaran akademik, maupun prosedur administrasi yang jelas.

Sebelum mengungkap dugaan tersebut, Rizkila terlebih dahulu menjelaskan dampak yang dialaminya akibat penghentian beasiswa.

Ia mengaku mengalami tekanan psikologis berat, bahkan nyaris gagal menyelesaikan studi doktoralnya di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.

“Saya terganggu secara psikologis. Saya sempat sakit. Saya berpikir di ujung penyelesaian studi yang seharusnya saya mau membuat bangga Kabupaten Gowa dengan predikat cumlaude, tiba-tiba saya menerima pembatalan secara sepihak.”ungkap Rizkila di hadapan anggota pansus.

“Saya terkendala keuangan. Biaya publikasi Scopus sangat mahal. Saya berpikir di mana saya mau ambil uang. Saya tinggal ujian tutup dan promosi doktor saat itu,”Sambungnya.