Namun informasi mengenai pertemuan tersebut kemudian sampai ke telinga Bupati Gowa.
“Sampailah ke telinga Ibu Bupati. Kemudian saya mendapat penyampaian bahwa Ibu Bupati marah karena itu teman saya,” ujar Rizkila.
Ia mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya tidak berada di lokasi karaoke tersebut dan tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan temannya.
“Saya kan tidak ada di lokasi. Saya juga tidak pernah menawarkan dan tidak pernah mengatur apa-apa,” katanya.
Dalam kesaksian yang menjadi perhatian seluruh ruang sidang, Rizkila kemudian menyampaikan dugaan paling serius terkait alasan pencabutan beasiswanya.
“Sejak saat itu Ibu Bupati membenci saya. Katanya Ibu sangat benci kepada saya. Jadi ada kecemburuan,” ungkap Rizkila.
Mendengar keterangan tersebut, anggota Pansus Dian kemudian mempertegas pertanyaannya.

