Dalam forum Pansus, Zaenal juga menyampaikan bahwa dirinya pernah menerima telepon dari Muallim Bahar pada malam hari.
Menurutnya, Muallim Bahar menawarkan diri menjadi penghubung antara dirinya dengan Bupati Gowa.
“Itupun sama materinya. Dia malah meminta apakah dia bisa saya percaya untuk menjadi jembatan atau menjembatani ke Bupati Gowa,” ujar Zaenal.
Namun tawaran itu ditolaknya karena mengaku telah beberapa kali bertemu langsung dengan Bupati.
“Saya katakan buat apa kamu mau jadi jembatan, tidak perlu saya pakai jembatan untuk ketemu Bupati Gowa. Saya sudah pernah ketemu sudah dua kali,” katanya.
Zaenal juga menyebut adanya sejumlah pejabat yang menurut pengakuannya pernah menghubungi atau menemuinya setelah pemberitaan tersebut menjadi perhatian publik.

