Zaenal menjelaskan bahwa beberapa waktu setelah pemberitaan yang diterbitkannya menjadi viral, ia menerima telepon dari seorang ketua LSM.
Dalam kesaksiannya, Zaenal mengutip langsung isi percakapan tersebut.
“Ketua LSM itu menelpon dan langsung mengatakan kepada saya, Ndi bicaramaki Ndi, jumlahnya berapa kita minta,” kata Zaenal.
Namun ia mengaku menolak pembicaraan tersebut dan kembali menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan lain selain menginginkan adanya perubahan.
“Saya langsung mengatakan apa ini permintaan apa? Dia bilang yang viral. Saya bilang mohon maaf, ibu sudah tahu apa yang saya inginkan. Saya hanya inginkan ibu Bupati itu berubah,” tuturnya.
Menurut Zaenal, upaya pendekatan tidak berhenti sampai di situ. Setelah Lebaran, ia mengaku didatangi Ketua GRIB saat berada di kampung halamannya di Malakaji.

