Pernyataan itu menambah daftar temuan Pansus terkait dugaan pengkondisian proyek seragam sekolah gratis yang nilainya mencapai belasan miliar rupiah.
Meski begitu, Saharudin menegaskan dana Rp600 juta yang masuk ke rekening BK bukan untuk BK, melainkan untuk biaya pengiriman seragam ke sekolah-sekolah dan operasional kegiatan.
“Yang saya minta itu uang ekspedisi dan operasional. Ada sisa sekitar Rp160 juta dan sudah saya kembalikan ke perusahaan,”katanya.
Pansus meminta Saharudin menyerahkan bukti penggunaan dana, termasuk nota dan rincian pengeluaran operasional, untuk diverifikasi lebih lanjut.
Wakil Ketua Pansus Asrul Makaraus menilai pengakuan Saharudin memperlihatkan adanya kedekatan khusus antara dirinya dan BK.
“Saudara BK yang memperkenalkan Saudara Sahar ke Ibu Bupati. Artinya Saudara Sahar ini orangnya BK yang dibawa ke Ibu Bupati,”ujar Asrul.

