Namun, korban mengaku lupa meminta pembayaran terlebih dahulu. Karena firasatnya mencurigai jika pelaku tidak akan kembali.
Setelah menunggu cukup lama dan firasat korban terbukti jika pelaku tak kunjung kembali, Dewi mulai curiga telah menjadi korban penipuan.
“Saya sudah tanya sebenarnya suamiku tapi dia lupa juga meminta uang. Padahal muncul kecurigaan kalau orang itu penipu,” ujar Dewi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1.200.000.
Meski demikian, Dewi memilih tidak melapor ke pihak kepolisian. Ia mengaku pesimis kasus tersebut dapat diungkap karena kendaraan pelaku tidak menggunakan pelat nomor dan wajah pelaku dalam rekaman CCTV juga tidak terlihat jelas.

