Menurut cerita Dewi, awalnya pelaku datang untuk membeli 100 biji kelapa tua. Namun, pelaku meminta agar 20 butir terlebih dahulu di parut untuk diambil santannya.
“Sementara 80 butir lainnya dibawa dengan alasan akan digunakan untuk kebutuhan pesta hajatan di rumahnya yang akan diolah menjadi bahan kue dodoro.” Jelas Dewi.
Kata dewi, Awalnya pelaku mengambil 50 biji kelapa terlebih dahulu dengan dimasukkan ke dalam karung dan dibawa menggunakan sepeda motor.
“Suami saya Dg Muntu yang bantu masukkan kedalam karung dan membantunya mengangkat naik ke sepeda motor pelaku,” Ungkap Dewi.
Tidak lama berselang, pelaku kembali lagi untuk mengambil sisa 30 butir kelapa.
“Terbilang cepat sekali dia pergi lalu datang lagi. Karena tidak sampai 5 menit pelaku kemudian datang,” Kata Dewi.
Saat pengambilan kedua, pelaku sempat mengatakan akan kembali lagi untuk mengambil 20 biji kelapa yang masih diparuk.
“Nanti saya datang lagi ambil itu kelapa paruk yang 20 biji baru saya bayar, ” kata pelaku kepada korban.

