
“Ini jelas. Kebenaran harus ditempatkan di atas segalanya, termasuk di atas hubungan darah,” tegasnya lagi.
Di akhir pernyataannya, Kasim Sila mengingatkan seluruh pihak, khususnya yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan, untuk berani bersikap jujur dan terbuka.
“Katakan yang sebenar-benarnya. Karena kebenaran tetaplah kebenaran,” pungkasnya.
Halaman




