Menurut Kasim, isi surat tersebut menimbulkan tanda tanya besar bagi anggota Pansus.
Ia kemudian membacakan kalimat yang tertulis dalam surat tersebut.
“Maaf ka’ kasi beginiki semua, lampaminjo naung kodong suamiku.”
Setelah membacakan isi surat itu, Kasim Sila meminta tanggapan Khaerul Aco.
“Dengan penuh rasa hormat kami tanya saudara saksi, yang dimaksud di dalam surat ini ‘suamiku’, apakah saudara saksi atau bukan?” tanya Kasim.

