Sebelumnya, para tamu juga disuguhi atraksi kolone senjata yang menampilkan gerakan serempak dan penuh presisi. Personel membentuk berbagai formasi, termasuk tulisan “80th Polri” sebagai penanda delapan dekade perjalanan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebagai penutup demonstrasi, Korps Brimob Polri memperagakan simulasi pembebasan sandera. Aksi yang disertai efek ledakan dan rentetan tembakan itu menggambarkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi berisiko tinggi.

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 kemudian dilanjutkan dengan parade kendaraan operasional dan defile yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi serta kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.