Selama melayang di angkasa, para penerjun membawa bendera milik 12 satuan kerja (satker) penerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti Tahun 2026.

Bendera tersebut mewakili Divisi Hukum, Pusat Keuangan, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Lampung, Polda Kalimantan Tengah, serta Polda Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, sejumlah bendera bertuliskan pesan-pesan pelayanan Polri seperti “Polri Presisi”, “Polri Melayani”, “Polri Melindungi”, dan “Polri Mengayomi”.

Turut dikibarkan di udara. Sebuah kain raksasa bergambar Presiden Prabowo Subianto juga dibentangkan oleh salah seorang penerjun, menambah kemeriahan atraksi.

Bendera Peringatan HUT Bhayangkara Dikibarkan Penerjun Payung Polri di Atas Udara | Humas Polri
Bendera Peringatan HUT Bhayangkara Dikibarkan Penerjun Payung Polri di Atas Udara | Humas Polri

Demonstrasi terjun payung ditutup dengan pengibaran bendera Tribrata, logo HUT Bhayangkara ke-80, dan bendera Merah Putih sebagai simbol semangat kebangsaan.

Usai aksi tersebut, langit Cikeas kembali diramaikan oleh formasi terbang 30 unit motor paralayang dari komunitas Dirgantara yang merupakan mitra Korpolairud Baharkam Polri.