GOWA,INTILIPUTAN.ID – Setelah memberikan keterangan di hadapan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, Khaerul Aco menutup kesaksiannya dengan sebuah pesan yang sederhana namun sarat makna.
Bukan lagi soal polemik yang menjadi perbincangan publik, bukan pula tentang persoalan rumah tangga yang menyeret namanya ke ruang sidang.
Di penghujung sesi, pria yang selama ini dikenal sebagai suami Bupati Gowa itu memilih menyampaikan harapan untuk masa depan Kabupaten Gowa.
Di hadapan pimpinan dan anggota Pansus, Khaerul Aco terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada DPRD Gowa yang telah membuka ruang bagi para saksi untuk memberikan keterangan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan kesaksian dalam proses hak angket tersebut.
“Kepada pimpinan dan anggota DPRD, saya mengucapkan terima kasih dengan diadakannya Pansus Hak Angket ini, dan juga kepada teman-teman yang telah memberikan keterangan kesaksian yang sebenar-benarnya,” ujar Aco.
Dinamika Sorotan Publik
Pernyataan itu menjadi perhatian tersendiri karena disampaikan setelah dirinya menjalani serangkaian pertanyaan yang menyangkut kehidupan pribadinya dan dinamika rumah tangganya yang belakangan menjadi sorotan publik.
Namun di tengah situasi tersebut, Aco tidak menutup keterangannya dengan keluhan ataupun kemarahan.
Sebaliknya, ia memilih menitipkan harapan untuk daerah yang selama ini menjadi bagian dari kehidupannya.
“Mudah-mudahan tujuan ke depannya, mungkin Kabupaten Gowa ke depannya bisa jadi lebih beretika,” katanya.
Menurut Aco, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun capaian pemerintahan semata.
Ia berharap nilai-nilai etika juga menjadi fondasi utama dalam kehidupan sosial maupun kepemimpinan di Kabupaten Gowa.
“Jadi bukan cuma lebih maju, tapi lebih beretika,” lanjutnya.
Harapan itu kemudian ia tutup dengan keinginan agar masyarakat Gowa di masa mendatang mendapatkan sosok pemimpin yang mampu memberikan teladan yang baik.
“Dan juga bisa mendapatkan tentunya pemimpin yang lebih baik ke depannya,” ucap Aco.
Kalimat singkat tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian kesaksian yang disampaikannya di hadapan Pansus Hak Angket DPRD Gowa.
Harapan yang Disampaikan
Bagi sebagian orang, pernyataan itu mungkin hanya sebuah harapan.
Namun bagi Aco, yang baru saja melewati rangkaian sidang yang banyak mengupas persoalan pribadinya, pesan tersebut menjadi refleksi tentang bagaimana sebuah daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan dan kemajuan, tetapi juga etika, keteladanan, dan kepemimpinan yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat.
Di akhir sidang, tidak ada lagi perdebatan. Yang tersisa hanyalah pesan seorang suami, seorang warga Gowa, yang berharap daerahnya kelak tidak hanya dikenal karena kemajuannya, tetapi juga karena nilai-nilai etika yang dijunjung tinggi oleh para pemimpinnya.










