Demo Ricuh di Lapas Bolangi Gowa, Pendemo dan Pegawai Lapas Baku Hantam

Avatar of Muhammad
spc 20260526 004154 png
Petugas lapas Bollangi dan pendemo baku hantam saat aksi unjuk rasa.

Intiliputan, Gowa — Aksi unjuk rasa di depan Lapas Kelas IIA Sungguminasa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin sore, diwarnai kericuhan antara massa aksi dan pegawai lapas. Senin (25/5/2026)

Delapan orang pendemo diamankan aparat kepolisian usai diduga melakukan pengrusakan fasilitas di halaman lapas.

Kericuhan terjadi saat puluhan massa menggelar aksi demonstrasi sambil membakar ban bekas di depan pintu masuk lapas.

Situasi memanas ketika sejumlah pendemo diduga melakukan pengrusakan, sehingga petugas lapas bersama aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan terhadap massa aksi.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sejumlah pegawai lapas terlibat adu fisik dengan pendemo. Beberapa demonstran bahkan terlihat diseret saat hendak diamankan petugas.

spc 20260526 004127
Sejumlah pendemo di seret petugas lapas hingga jadi sasaran pemukulan.

Pembubaran aksi dilakukan oleh petugas lapas bersama personel Polsek Bontomarannu lantaran aksi tersebut disebut tidak memiliki surat pemberitahuan aksi kepada kepolisian atau SPH.

Kapolres Gowa, Muhammad Aldy Sulaiman, membenarkan adanya kericuhan dalam aksi tersebut.

Ia mengatakan delapan orang yang diduga terlibat pengrusakan telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bontomarannu.

“Dapat kami sampaikan terkait video viral tersebut, memang benar terjadi aksi pengrusakan di Lapas Bolangi Kabupaten Gowa,”ujar Aldy Sulaiman kepada wartawan.

“Untuk orang-orang terduga pelaku yang melakukan aksi pengrusakan saat ini sudah sementara kami amankan di Polsek Bontomarannu,” Sambungnya.

Menurutnya, pihak lapas juga berencana membuat laporan polisi terkait dugaan pengrusakan yang terjadi saat aksi berlangsung.

“Sampai dengan sejauh ini kami mendapatkan informasi bahwa pihak Lapas Bolangi akan membuat laporan polisi terkait pengrusakan,” katanya.

Saat ditanya mengenai penyebab kericuhan, Kapolres menyebut pihaknya masih menunggu laporan resmi sebelum melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Nanti setelah terbit laporan polisi tentunya kami lakukan pemeriksaan dan akan kami sampaikan lebih lanjut terkait penyebab maupun motifnya,” jelasnya.

Kapolres juga memastikan kondisi di sekitar lapas saat ini sudah kembali kondusif.

“Situasi Lapas Bolangi saat ini dalam keadaan terkendali, sudah aman,” tambahnya.

Terkait dugaan adanya pemukulan terhadap pendemo oleh oknum petugas lapas yang terekam video, pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan.

“Terkait informasi yang sudah beredar, tentunya kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Nanti lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres menegaskan aksi demonstrasi tersebut tidak mengantongi izin atau surat pemberitahuan kepada kepolisian.

“Pengunjuk rasa yang melakukan aksi di Lapas Bolangi itu belum ada SPA atau surat pemberitahuan aksi,” tegasnya.

Hingga kini, delapan pendemo yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Bontomarannu, Kabupaten Gowa.