NEWS  

Dikira Disembunyikan Makhluk Halus, Dua Bocah Ditemukan Tewas Di Area Proyek Sekolah Rakyat Takalar

IMG 20260528 WA0012
Lokasi lubang galian septic tank sedalam 3 meter tempat ditemukannya dua Bocah Tewas di Proyek Sekolah Rakyat Takalar, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. pada Rabu malam (27/5/2026).

Intiliputan, Takalar — Duka mendalam menyelimuti keluarga dua bocah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. MA (3) dan AZ (4) ditemukan meninggal dunia di dalam lubang galian septic tank proyek pembangunan Sekolah Rakyat, di Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Rabu malam (27/5/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Peristiwa tragis itu menghebohkan warga sekitar setelah kedua korban sebelumnya dinyatakan hilang sejak sore hari dan dicari beramai-ramai oleh keluarga bersama warga setempat.

Nasrullah Deng Badang, ayah MA, menuturkan sebelum kejadian putranya sempat bermain handphone di rumah usai pulang dari rumah neneknya. Tidak lama kemudian, korban diajak bermain oleh AZ.

“Awalnya anak saya itu main HP di rumah, tidak lama dia diajak main-main sama temannya,” ujar Nasrullah kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Kegelisahan mulai dirasakan keluarga saat kedua anak tersebut tak kunjung pulang hingga menjelang magrib.

Biasanya, sang anak sudah berada di rumah pada waktu tersebut untuk mandi dan bersiap salat.

“Saya tanya mamanya, di mana ini anakmu, kenapa belum pulang. Di situ saya mulai gelisah. Kita semua mencari, di mana ini anak-anak, kenapa belum pulang,” katanya.

Pencarian pun dilakukan oleh keluarga, kerabat, hingga warga sekitar.

Area proyek Sekolah Rakyat yang berada tidak jauh dari permukiman warga beberapa kali disisir, namun keberadaan kedua bocah itu belum juga ditemukan.

spc 20260528 192829
Dikira Disembunyikan Makhluk Halus, Dua Bocah Ditemukan Tewas Di Area Proyek Sekolah Rakyat Takalar 4

Karena pencarian tak membuahkan hasil, keluarga kemudian melakukan ritual adat Appalili, yakni tradisi menabuh genderang untuk mencari orang hilang.

Lantaran Nasrullah mengaku saat itu sempat menduga anaknya telah disembunyikan makhluk halus.

“Kalau di sini adatnya kalau ada orang hilang dicari pakai gendang. Dan hasilnya katanya masuk ke area sekolah rakyat,” ungkapnya.

Meski sempat kembali menyisir area proyek, pencarian tetap nihil. Warga bahkan sempat mengalihkan pencarian ke kawasan jembatan perbatasan sekitar pukul 21.00 Wita.

Namun karena merasa ada firasat tertentu, warga kembali menuju lokasi proyek untuk melakukan pencarian ulang.

spc 20260528 192849 1
Dikira Disembunyikan Makhluk Halus, Dua Bocah Ditemukan Tewas Di Area Proyek Sekolah Rakyat Takalar 5

Upaya itu akhirnya berujung pilu. Kedua korban ditemukan mengapung di dalam lubang galian septic tank sedalam sekitar tiga meter dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Nasrullah mengaku terpukul sekaligus heran karena lokasi tersebut sebelumnya telah beberapa kali diperiksa.

“Padahal sebelumnya sudah tiga kali saya cari itu anak-anak di situ. Tidak ketemu orang di kolam-kolam itu, sandal pun tidak ketemu,” tuturnya.

Warga yang pertama kali menemukan korban kemudian memberitahukan kabar tersebut kepada pihak keluarga.

Nasrullah yang datang ke lokasi mengaku syok melihat anaknya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Orang yang pertama kali lihat anak saya bilang sudah mengapung dan sandal ditemukan di area kejadian,” katanya.

Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah duka sebelum dibawa ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle menggunakan ambulans Puskesmas Palleko untuk keperluan autopsi.

Polisi dari Polres Takalar bersama Polsek Polut juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Di tengah suasana duka, Nasrullah berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi. Ia meminta pihak pengelola proyek lebih memperhatikan sistem keamanan di area pembangunan agar tidak mudah diakses anak-anak.

“Harapannya supaya tidak terjadi kedua kalinya. Mohon safety diperketat,” pungkasnya.

Kedua korban kini telah dimakamkan di wilayah Galesong, kampung halaman nenek mereka, diiringi tangis keluarga dan warga yang turut berduka atas tragedi tersebut.