Intiliputan, Makassar — Drama cinta yang dibalut emosi dan gengsi keluarga pecah di kawasan Blok I Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis dini hari (14/5/2026).
Seorang pria yang mengaku anggota polisi Satuan Resmob Polda Sulbar ini diduga membuat keributan di depan rumah kost mantan tunangannya hingga memancing perhatian warga sekitar.
Pria tersebut datang sekitar pukul 01.41 WITA bersama tiga rekannya yang diakuinya Anggota Densus.
Ia terlihat mengenakan lencana atribut berlambang Polri yang dikalungkan di lehernya lengkap dengan Handy Talkie (HT).
Kepada warga, pria itu mengaku sebagai personel Resmob Sulawesi Barat dan awalnya berdalih sedang melakukan pengamanan terkait dugaan “kumpul kebo” disalah satu rumah kost.
Namun situasi berubah tegang setelah warga menduga keributan itu sebenarnya dipicu persoalan asmara.
Di depan warga, pria tersebut beberapa kali menyebut perempuan yang didatanginya adalah calon istrinya atau tunangannya.
Dengan nada emosional ia mengaku telah menghabiskan uang hingga Rp250 juta demi hubungan mereka.
“Ini calon saya. Saya sudah berkorban Rp250 juta, sirina pacce pak,” ucap pria tersebut di hadapan warga.
Keributan semakin memanas ketika sejumlah teman perempuan itu datang ke lokasi karena merasa situasi sudah mengintimidasi.
Tiga sepeda motor milik mereka sempat dihentikan dan kuncinya disebut disita oleh pria yang mengaku polisi tersebut. Warga yang melihat tindakan itu kemudian mulai memprotes.
Saat ditegur warga karena membawa nama institusi kepolisian dalam urusan pribadi, pria itu sempat meninggikan suara dan mengaku memiliki banyak keluarga polisi di Makassar.
“Saya banyak keluarga polisi di Makassar,” Kata Pria Mengaku Anggota Resmob itu.
Ia juga beberapa kali meminta agar perempuan tersebut dibawa ke Polsek untuk dimediasi.
“Tau sirina pacce bapak? Saya kelahiran di Makassar, besar di Antang, saudara saya polisi semua di Makassar,” katanya.
Perdebatan antara warga dengan pria tersebut pun tak terhindarkan. Sejumlah warga mencoba menenangkan suasana dan mengingatkan bahwa persoalan itu adalah urusan pribadi, bukan urusan kepolisian.
“Ini urusan pribadi bang, bukan urusan polisi,” kata salah seorang warga yang langsung disambut teriakan setuju dari warga lainnya.
Dalam video yang beredar, pria itu juga sempat berteriak, “Saya Resmob,” sambil meminta seluruh rekan perempuan tersebut meninggalkan lokasi.
Ia bahkan menghitung dengan nada tinggi “satu, dua, tiga, empat, lima” yang membuat suasana sekitar semakin ricuh.
Tidak hanya itu, sebelumnya pria mengaku anggota resmob itu sudah datang ke kost wanita tersebut merampas handphone hingga diduga melakukan pemukulan terhadap mantan kekasihnya saat di panggil ke Polsek Tamalanrea Makassar.
Tak lama berselang, personel Polsek Tamalanrea tiba di lokasi dan langsung mengamankan pria tersebut guna mencegah keributan meluas.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun status pria yang mengaku sebagai anggota Resmob Sulawesi Barat itu.

