MAKASSAR, INTILIPUTAN.ID – Di tengah duka ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat di Kelurahan Tallo, Kota Makassar, sosok Kapolsek Tallo AKP Asfada, S.E., M.H., menunjukkan kepedulian yang menyentuh.

Tak hanya memimpin pengamanan sejak dini hari, ia juga turun langsung memastikan para korban mendapatkan makanan dan bantuan logistik.

Bahkan, AKP Asfada dikabarkan harus menjalani infus akibat kelelahan setelah hampir semalaman berada di lokasi kebakaran.

Kebakaran terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 00.45 WITA di Jalan Sultan Abdullah II, RT 004 dan RT 005, RW 004, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo.

Api melalap puluhan rumah semi permanen yang berdempetan sehingga cepat merambat ke bangunan lainnya.

Menurut keterangan saksi, Ansar (50), api pertama kali terlihat berasal dari rumah milik seorang warga bernama Bado. Saat itu ia terbangun dari tidur, keluar rumah, dan mendapati kobaran api sudah membesar.

Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun karena sebagian besar rumah berbahan kayu, api sulit dikendalikan hingga akhirnya menghanguskan puluhan rumah.

Sekitar pukul 01.10 WITA, personel Polsek Tallo tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Tak lama berselang, sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran, satu unit rescue, serta 80 personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar diterjunkan ke lokasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.15 WITA sebelum dilanjutkan proses pendinginan.

Usai pengamanan selesai sekitar pukul 05.00 WITA, AKP Asfada sempat pulang untuk beristirahat. Namun pikirannya terus tertuju kepada para korban yang kehilangan rumah dan belum sempat menikmati makanan.

“Jam satu malam kami di lokasi sampai sekitar jam lima subuh baru pulang. Saat saya berbaring, saya terus teringat warga korban kebakaran. Akhirnya saya kumpulkan anggota di Polsek dan saya minta membeli semua nasi kuning yang dijual di wilayah Tallo,” ujar AKP Asfada.

Perintah itu langsung dijalankan. Anggota Polsek Tallo berhasil membeli sekitar 150 bungkus nasi kuning dari para pedagang setempat.

Bantuan serupa juga datang dari masyarakat sebanyak 150 bungkus, sehingga total 300 bungkus makanan siap saji dibagikan kepada para korban.

Tak berhenti di situ, AKP Asfada bersama personelnya juga mengarahkan untuk membangundapur umum dengan melibatkan pengurus RT dan RW setempat agar kebutuhan makan para pengungsi tetap terpenuhi.

AKP Asfada bersama personelnya juga mengarahkan untuk membangundapur umum dengan melibatkan pengurus RT dan RW setempat agar kebutuhan makan para pengungsi tetap terpenuhi.

Untuk mendukung operasional dapur umum, Polsek Tallo menyerahkan bantuan berupa 105 kilogram beras, 10 rak telur, dan satu karton minyak goreng.

“Kami ingin memastikan warga yang menjadi korban tetap bisa makan. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” katanya.

Data dari Dinas Sosial, BPBD, pemerintah kelurahan, RT dan RW mencatat kebakaran tersebut menghanguskan 56 unit rumah, terdiri dari 21 rumah di RT 04 dan 35 rumah di RT 05.

Sebanyak 79 kepala keluarga atau 307 jiwa terdampak dalam musibah tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan proses olah tempat kejadian perkara oleh Tim Inafis Polrestabes Makassar.

Di tengah musibah yang menimpa ratusan warga, aksi sederhana AKP Asfada bersama anggotanya menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penguat harapan bagi masyarakat yang sedang tertimpa bencana.