Intiliputan, Jakarta – Pertemuan hangat penuh keakraban terjadi antara Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Muhammad Fadil Imran dengan Pelaksana Tugas Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi di Jakarta.
Silaturahmi dua tokoh nasional asal Sulawesi Selatan itu berlangsung santai namun sarat makna. Momen tersebut terjadi usai Ashabul Kahfi resmi ditunjuk memimpin kembali PAN Sulsel sebagai pelaksana tugas menggantikan Husniah Talenrang.
Dalam dokumentasi yang beredar, Komjen Pol Fadil Imran tampak menyambut Ashabul Kahfi dengan penuh kehangatan.
Gestur merangkul pundak dan obrolan santai keduanya memperlihatkan hubungan emosional yang telah lama terjalin baik sebagai sesama putra daerah Sulawesi Selatan.
Sejumlah kalangan menilai pertemuan tersebut menjadi simbol kuatnya komunikasi lintas tokoh Sulsel di level nasional.
Selain membahas silaturahmi kebangsaan, keduanya juga disebut berdiskusi mengenai berbagai hal strategis untuk kemajuan daerah dan menjaga stabilitas sosial politik di Sulawesi Selatan.
“Pak Kahfi dan Pak Fadil bersilaturahmi dalam suasana yang sangat cair. Sebagai sesama putra Sulsel, banyak hal strategis yang dibahas demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar salah satu sumber yang mengetahui pertemuan tersebut.
Sumber itu juga menegaskan bahwa hubungan Ashabul Kahfi dan Fadil Imran memang sudah lama terjalin harmonis dan saling menghormati.
Sosok Fadil Imran sendiri dikenal sebagai figur nasional asal Gowa yang aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen tokoh daerah.
Sebelum pertemuan dengan Ashabul Kahfi, Fadil Imran juga diketahui menerima kunjungan silaturahmi Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin di Jakarta.
Pertemuan tersebut bahkan sempat diunggah Darmawangsyah melalui media sosial pribadinya.
“Terima kasih jenderal atas waktu, arahan, dan diskusinya untuk meneguhkan kembali semangat membangun Gowa. Berdiri dan berpihak pada kebenaran untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Gowa,” tulis Darmawangsyah dalam unggahannya.
Rangkaian silaturahmi para tokoh Sulawesi Selatan di Jakarta itu dinilai menunjukkan kuatnya komunikasi dan sinergi lintas elemen demi mendorong pembangunan serta menjaga harmonisasi daerah ke depan.

