Teriak “Saya Resmob” demi Kejar Cinta ke Makassar, Polisi Bhabinkamtibmas Ngaku Rp250 Juta Habis buat Tunangan

Avatar of Muhammad
Masalah cinta.
Seorang Pria mengaku anggota Resmob sedang berdebat dengan warga di BTP. Pria itu terlihat mengenakan lencana Polri dan mengintimidasi mantan tunangannya karena masalah uang Rp250 juta pada Kamis (14/5/2026) sebelum diamankan Polsek Tamalanrea.

Intiliputan, Makassar — Sosok pria yang viral karena berteriak “Saya Resmob” saat membuat keributan di kawasan Blok I Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, akhirnya terungkap. Pria tersebut ternyata merupakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R.

Keributan yang terjadi Kamis dini hari (14/5/2026) itu dipicu persoalan asmara antara Briptu R dengan mantan tunangannya. Polisi tersebut datang ke Makassar bersama keluarganya untuk menemui sang perempuan dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Dalam video yang beredar di media sosial, Briptu R tampak mengenakan atribut Polri dan membawa Handy Talkie (HT). Ia beberapa kali berteriak mengaku sebagai anggota Resmob sambil meminta orang-orang di sekitar lokasi meninggalkan area kost mantan tunangannya.

“Ini calon saya. Saya sudah berkorban Rp250 juta, sirina pacce pak,” teriak Briptu R di hadapan warga dengan nada emosional.

Suasana semakin memanas setelah sejumlah teman perempuan tersebut datang ke lokasi. Tiga sepeda motor milik mereka sempat dihentikan dan kuncinya disebut diambil oleh Briptu R.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian memprotes karena menganggap persoalan pribadi tidak seharusnya membawa nama institusi kepolisian.

“Ini urusan pribadi bang, bukan urusan polisi,” teriak salah seorang warga yang disambut warga lainnya.

Belakangan, Kapolsek Tapalang Ipda Amiruddin membenarkan pria dalam video viral tersebut merupakan anggotanya yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Tapalang.

“Betul, ia anggota kami, namanya Briptu R,” ujar Amiruddin saat dikonfirmasi.

Dalam klarifikasinya, Briptu R mengaku berada di Makassar karena sedang menjenguk orang tuanya yang dirawat di ruang ICU sebuah rumah sakit sejak Senin (11/5/2026).

Di sela kunjungannya itu, ia juga berusaha menemui tunangannya untuk membicarakan hubungan mereka secara baik-baik.

Menurut Briptu R, persoalan bermula setelah dirinya mencurigai adanya komunikasi antara tunangannya dengan pria lain.

Karena itu, pada Rabu malam ia bersama keluarganya mendatangi kediaman perempuan tersebut untuk melakukan pembicaraan kekeluargaan.

Namun situasi berubah ricuh setelah sejumlah mahasiswa datang dan terjadi adu mulut di lokasi. Briptu R mengaku dirinya merasa tertekan karena suasana semakin ramai dan ia berada di tengah kerumunan warga.

Ia pun mengaku menyebut dirinya anggota Resmob agar situasi bisa terkendali dan massa membubarkan diri.

“Saya hanya ingin situasi tenang karena saat itu suasananya sudah ramai,” jelasnya.

Tak lama kemudian, personel Polsek Tamalanrea tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Briptu R selanjutnya diamankan dan dimintai keterangan terkait insiden yang viral di media sosial tersebut.