Bansos dan BLT di Barombong Diduga Tak Tepat Sasaran, Warga Singgung Ada Permainan Oknum

Avatar of Idriez Selmakarami
Bansos dan BLT di Barombong diduga tak tepat sasaran karena masalah data Desil.
penyaluran bantuan sosial di Kantor Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, diduga tak tepat sasaran dan memicu kecemburuan sosial.

Intiliputan, Makassar – Penyaluran bansos dan BLT di Barombong, diduga tak tepat sasaran. Warga singgung ada oknum kelurahan yang bermain soal data.

Banyak warga yang menganggap jika bantuan pemerintah tersebut kerap tidak tepat sasaran dan syarat akan kepentingan tertentu.

Hal tersebut diungkap salah satu warga berinisial HT yang menyampaikan jika banyak bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Sampai detik ini masih saja tidak tepat sasaran, dimana syarat untuk mendapatkan bantuan bukan lagi mengacu pada status ekonomi menengah kebawah, akan tetapi mengacu pada DESIL,”Ujarnya. Kamis 9 April 2026.

Lanjutnya, dimana penentuan DESIL tersebut dinilai sangat tidak masuk akal, karena hanya berdasarkan foto rumah tanpa melihat kondisi langsung di lapangan.

“Seharusnya pihak kelurahan dan kecamatan berkolaborasi dengan para ketua RT/RW karena merekalah yg tahu secara pasti kondisi ekonomi warganya,” tegasnya.

Yang lebih mencengangkan dan menjadi pemicu kecemburuan sosial, kata HT, masih banyaknya warga yang kondisi ekonominya mapan tetapi DESIL mereka berasa pada deretan 4 ke bawah.

“Bahkan tidak sedikit dari penerima BLT Kesra dan juga Bansos, mereka mempunyai usaha tatap, bahkan ada yang bersuamikan pelaut, memiliki mobil bahkan staff kelurahan pun ada yang dapat bantuan dobel (BLT dan juga Bansos)” Beber HT.

HT menilai penerima bantuan tersebut tidak lepas dari dugaan adanya campur tangan oknum dari Kelurahan khususnya di Kelurahan Barombong.

” Saya rasa memang disini ada oknum yang bermain, karena setiap ada warga yang melakukan protes selalu melempar bola apinya kalau bukan ke kecamatan ke kantor pos bahkan tidak tanggung-tanggung ke Ketua RT.” Tutupnya.

Sementara itu Lurah Barombong yang dikonfirmasi mengangukap jika pihaknya sudah berkomunikasi dengan RT RW untuk melakukan Verifikasi kembali bagi warga yang tepat sasaran.

“Kalau bicara masalah Desil, kami sudah rapat koordinasi bersama RT RW
Data yang sudah ada itu akan di verifikasi kembali kalau memang ada warga yang sudah dinggap mampu akan di usulkan untuk di hentikan bantuan nya,”Ujar Lurah Barombong, Eko Soerifto Lodi.

Ia juga menegaskan jika ada masyarakat yang belum dapat bantuan, pihak kelurahan hanya menerima usulan dari RT RW.

“Kalau ada yang belum dapat bantuan kami hanya menerima usulan dari RT RW untuk selanjutnya kami usul kembali ke kementerian terkait,” Imbuhnya.

“Karena Nama-nama yang sudah ada, kami hanya menyampaikan untuk orangnya untuk menerima BLT di kantor pos.”tutupnya.